Bisnis Joint Dengan Teman Enak kah?

February 14, 2009

Teman tempat kita share atau berbagi, curhat, ingin mendapatkan saran. We are need a lot of friends. Wise people say more friends more money. Sekarang bagaimana jika kita mendirikan usaha bareng-bareng dengan teman baik kita. Kalau kita kepepet butuh modal atau emang pikiran matre pada saat itu pasti kita bilang ya…yaaa…yaaa tanpa peduli memikirkan kelangsungan hubungan selama ini kita jalin.

Sungguh banyak kejadian yang akhirnya berakhir sad-ending untuk kejadian hal ini. Mengapa hal itu bisa sampai terjadi seperti itu?

  1. Kita memandang teman dan kita adalah separtner, tidak ada bawahan dan atasan, tidak jelasnya hal tersebut menyebabkan tidak jelasnya job description dan pembagian bagi hasil serta resiko kerugian dari masing masing pihak.
  2. Rasa sungkan karena tidak mungkin kita menegor teman secara keras karena keteledorannnya merupakan faktor yang sangat menonjol. Meskipun kita berfikir secara profesional tapi sering kita tidak bisa melakukannya.
  3. Tahukah anda karakter teman anda secara menyeluruh? artinya bagaimana karakter jika dia mendapat rejeki berlimpah dari usaha ini dan bagaimana jika usaha ini mengalami kerugian? saya meragukannya jika anda tahu. Klo anda tidak tahu saya sarankan untuk membuat hitam diatas putih didepan dari pada di belakang terjadi perselisihan. Tapi namanya manusia berusaha untuk mengakali keadaan yang sudah dibuat adalah hal yang wajar.

Ketiga faktor diatas merupakan faktor yang sangat penting sekali yang perlu dipikirkanĀ  seribu kali sebelum anda mengambil keputusan untuk join. Lebih baik anda mengambil langkah pembungaan atas modal yang diberikan, iniĀ  berarti anda harus punya resiko untuk mengembalikan modal yang diberikan pada anda plus bunga. Tapi itu lebih secure dalam menjaga hubungan pertemanan anda dengan dia. Dan anda punya tanggung jawab dalam mengelola keuangan.

Written by admin· Filed Under Bisnis, business , Tags:,  

Comments

3 Responses to “Bisnis Joint Dengan Teman Enak kah?”

  1. LukitoNo Gravatar on February 15th, 2009 9:57 pm

    Saya punya pengalaman sangat tidak mengenakkan akan hal itu. dan sampai sekarang masih membekas. Memang pertemanan adalah sebuah kepompong (kayak lagunya sinden tosca saja) dan kalo kita membuat hitam diatas putih agaknya dianggap mengesampingkan sebuah ikatan pertemanan yang saling percaya. bukankah begitu Pak Amin? dan bagi saya sekarang “jadilah raja di rumah sendiri” no matter what happen, keep on writing. see you..

  2. WisnuNo Gravatar on March 4th, 2009 5:05 pm

    Assalamualikum,
    Menurut gue seh fine fine aja.. Emang manusia diciptakan memiliki akal dan pikiran. Tp kita bisa lihatkan kenapa dan mengapa teman kita pengen berbuat curang ama usaha kita bersama ? barangkali kita terkadang melupakan bahwa dia juga mempunyai kepentingan , visi dan misi yang berbeda. Maka dari itu Karena kita manusia yang diberikan kelebihan dan kelemahan dari Tuhan, kenapa ga NGOMONG AJA KALAU LAGI ADA KEPENTINGAN ATAU KEPERLUAN YANG URGENT pada usaha kita. Jadi Intinya TAHU = TAHU. Enak kan? Masak ga bisa diajak bicara dan memikirkan bebarengan ? Kalau ga bisa gimana Bisa PERSEROAN TERBATAS berdiri ?ATAU MUNGKIN YANG PERNAH KENA PERMASALAHAN NEGATIF PERLU BERFIKIR ULANG.. “Ada apa yach dengan Diriku”? Apakah aku sanggup Di percaya Orang kalau Usaha Bersama ?
    Wassalam ….

    NB: Selalu Berpikir Positif dan Jernih …..

  3. yan piliangNo Gravatar on September 6th, 2009 4:01 am

    ada juga yang baik tergantung komitmen tertulis

Got something to say?